Pemkot Jakpus Fokus Entaskan Kemiskinan di Johar Baru
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat fokus mengupayakan pengentasan kemiskinan di wilayah Kecamatan Johar Baru yang tersebar di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Kampung Rawa, dan Kelurahan Galur.
"Kami ingin Johar Baru berubah."
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, pihaknya saat ini mematangkan rencana aksi percepatan penanggulangan kemiskinan perkotaan, sebagai tindaklanjut Intruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 001 tahun 2026.
"Ingub 001 tahun 2026 menetapkan 22 kelurahan menjadi prioritas penanganan pengentasan kemiskinan. Empat kelurahan di antaranya berada di Kecamatan Johar Baru," ujar Arifin, Kamis (9/4).
Rano Minta Jajarannya Pertajam Program Pengentasan KemiskinanIa mengungkapkan, pemilihan empat kelurahan di Johar Baru didasari permasalahan angka kemiskinan dan berbagai permasalahan sosial lainnya.
Langkah awal yang krusial yang dilaksanakan di empat kelurahan yakni dentifikasi masalah secara detail. Beberapa isu utama yang telah ditemukan di lapangan meliputi tingginya angka stunting pada anak, anak putus sekolah, sanitasi buruk dan sebagainya.
"Kami ingin memastikan identifikasi masalah benar dan lengkap, agar intervensi yang disusun nantinya tepat sasaran dan tepat guna," ungkapnya.
Menurut Arifin, penanganan pengentasan kemiskinan ini tidak hanya dibebankan pada satu instansi, melainkan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai kewenangan dan anggaran masing-masing.
"Kami juga akan menggandeng mitra strategis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Keterlibatan pihak swasta diharapkan dapat menutup celah kebutuhan yang tidak terakomodasi anggaran daerah," jelasnya.
Ia menambahkan, proses ini merupakan kerja berkelanjutan yang dilakukan secara bertahap melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi DKI Jakarta.
Target utamanya, kata Arifin, bukan sekadar menjalankan program rutin, melainkan menciptakan perubahan nyata di Johar Baru.
"Kami ingin Johar Baru berubah. Rumah-rumah warganya lebih layak huni dan tertata, serta masyarakat lebih sejahtera dan sehat," tandas Arifin.